Senin, 09 Juli 2018

sex education masih menjadi tabu untuk dibicarakan.

Mungkin perlu juga Kominfo merekrut para master SEO untuk meredam berbagai hasil pencarian dengan kata kunci negatif seperti pada judul trit ini dan lampiran yang ada.
emoticon-Monggo
Para master SEO bisa di minta secara berkala menyumbangkan keahliannya guna menaikan konten pendidikan seputar bahaya pornografi. 
emoticon-welcome
TS dalam thread ini, sekedar berwacana saja, karena sejatinya yang bekerja di dalam instansi di sana, ada banyak sekali para master dan kalangan akademisi yang lebih mengerti dan memahami akan hal ini.

Sebagai penutup TS sampaikan pola pemberantasan konten negatif saat ini perlu di tambah, bisa dengan mengadopsi pola pengobatan sakit kepala dengan memijat ujung jari saja.

pencegahan lebih baik daripada mengobati. tentang pemblokiran tersebut analoginya seperti "mengobati" ketika sembuh, suatu saat pasti akan sakit lagi. tentunya pengobatan itu menghabiskan dana yang tidak sedikit, menurut ane usaha pemblokiran itu sia sia karena tidak sebanding dengan rasa penasaran netizen terhadap bokep. Yang namanya penasaran pasti apa aja dilakuin sampe tembus tuh proteksinya.

solusi jangka panjang adalah pendidikan pengetahuan akan sex education sejak dini. Menganggap hal tersebut tabu untuk dibicarakan malah menjadikan penasaran. gw inget dulu pas pelajaran biologi, sampai pada bab sistem reproduksi manusia, masih banyak yang malu malu atau ketawa ketiwi ketika disebutkan kata penis dan vagina, ini menandakan sex education masih menjadi tabu untuk dibicarakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar